Tampilkan postingan dengan label STORY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label STORY. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Februari 2016

JJS - Jalan Jalan Sendirian di Semarang

Jalan-jalan seorang diri terkadang bukan pilihan melainkan keterpaksaan. Jalan-jalan sendiri di Semarang !!! yap, gue terpaksa harus jalan-jalan seorang diri di Semarang, memang bukan pertama kali gue ke kota lumpia ini. Karena ada beberapa saudara yang tinggal di kota ini, gue udah beberapa kali kesini, tetapi hanya konteks berkunjung ke saudara aja, ga ada unsur jalan-jalan atau wisata, itu pun sama bokap nyokap gue dan naik kendaraan sendiri.
Berawal dari kisah gue yang tanggal 17 Februari 2016 ke Weleri- Kendal karena ada urusan dan ketemu bokap gue di Weleri. Untuk pertama kali gue naik Bus dari Jatinangor ke Weleri, gue cek google maps Jatinangor – Weleri Cuma 6 jam, dalam pikiran gue paling ngaret nyampe Weleri 8/9 jam lah ya, oke no problem. Dari Jatinangor gue berangkat jam 1 siang, naik Bis Bhineka ke arah Cirebon – 55.000-. Gue memutuskan untuk tidur sepanjang perjalanan (emang dasarnya pelor aja haha), dan gue pas gue bangun gue liat jam 3, dan ternyata gue baru sampe SUMEDANG!! Entah karena bisnya yang gak kuat jalan atau karena macet, buset gue langsung emosi jiwa. Dan akhirnya gue nyampe di cirebon pas Adzan Maghrib, giliinggg, di luar perkiraan gue. Di terminal Cirebon gue langsung pesen tiket Bus Choyo -70.000-  ke arah Semarang, turun di Weleri. Ini bus taik banget dah, kebanyakan berenti, dan di Tegal ini bis berenti berjam-jam gara-gara ngebenerin AC yang mati, taekkk. Dan nyampe di Weleri jam 1 malem pas !!! Jatinangor – Weleri 12 jam GILAAAKKK !!!! emosi gue !!
Jumat, 19 Februari 2016 urusan beres, gue mutusin buat langsung balik ke Jatinangor besoknya, Sabtu, tanggal 20 Februari 2016 barengan ama bokap gue ke Batam. Gue ogah naik bus lagi, dan gue milih naik kereta, pas cek kereta, ternyata gak ada Weleri – Bandung, adanya Semarang – Bandung, dan bokap gue bilang kalo sama-sama dari Semarang mending naik pesawat aja, dan gue disuruh cek harga tiket Semarang-Bandung kalo diatas 500rb gue naik kereta aja, dan WOOOWW ternyata 312.000 aja pake Wing Air- satu-satunya pesawat yang langsung dari Semarang ke Bandung, tanpa pikir panjang gue langsung klik BUY.
Karena bokap gue juga mau ke Batam pada hari yang sama, gue mau nebeng taksinya bokap gue ke bandara, mayan ngirit hihihi. Kita berangkat ke bandara jam 10 pagi karena pesawat bokap gue berangkat take off jam 12 siang, tapi pesawat gue take off jam 4. Di perjalanan dari Weleri ke Bandara Semarang, gue ngeliat ada komplek makam yang rapi dan bagus banget, berjejer rapi nisan-nisan berbentuk salib, gundukan-gundukan makamnya ditanemin rumput hijau bagus kerawat gitu terus di kelilingin sama pager besi gitu, gue nanya ke bokap gue ini makam apa, terus dengan sotoynya bokap gue bilang itu makam pahlawan, eh supir taksinya langsung bilang “bukan, itu kuburan belanda mbak, orang belanda yang dulu meninggal disini dikubur disitu, kalau malam, taksi-taksi yang mangkal di depan kuburan ini pada di gentayangin hantu-hantu belanda mbak”, karena ni makam rapi dan bagus banget ada taman yang lucu-lucu gitu gue langsung kepikiran buat foto-foto disitu hahaha, terus gue nanya boleh masuk ke situ apa enggak, terus kata sopirnya “ndak boleh mbak, yang boleh masuk kesitu cuma orang-orang belanda aja, kayaknya mereka yang keluarganya di kubur disitu mbak”, buset deh ya gagal sudah foto-foto lucu disitu

Sabtu, 30 Januari 2016

Review Novel Fifty Shade Freed

Novel terakhir dari trilogy Fifty Shade ini cukup membuat gue menangis, ketawa, senyum-senyum sendiri karena kosakata2 yang dituliskan Ana (sebenernya E.L. James) perkataan dan kelakuan Ana dan atau Christian yang konyol. Hahaha
Di bab-bab awal, alurnya maju-mundur gitu. Di novel ini problem utamanya adalah Jack Hyde yang ingin balas dendam ke Christian Grey dan Anastasia Grey. Hmmmm udah Anastasia Grey euuuuyyyy, pengennya Anggi Grey wakakakakak.
Novel Fifty Shade Freed ini menarik, karena di tiap bab mempunyai ‘masalah yang berbeda’  dan focus. Disini Ana dan Christian udah nikah.

Dengan prolog mimpi buruk tentang masa kecil Christian Grey, kemudian menggambarkan bagaimana suasana pernikahan Ana dan Christian dan perintah konyol Christian yang melarang Ana mengganti pakaian pengantinnya saat berangkat berbulan madu (aaaa bikin iri aja nih) dan ‘malam pertama’ mereka didalam Jet Pribadi Grey yang sedang mengudara menuju Shannon. Di lanjutkan dengan cerita bulan madu Ana dan Christian yang berangkat menggunak jet pribadi Grey. Mereka ke London, Paris dan Perancis Selatan. WHOOAAAA PENGEEEENNNNN.

Di Monako dan mereka menginap di Kapal Pesiar mewah dengan nama “Fair Lady”. Dan Christian marah pada Ana karena berjemur topless di pantai Monako. Dan Ana mendapat ‘hukuman’ berupa seks yang kasar namun menyenangkan bagi mereka berdua.

Christian mendapat kabar bahwa ruang server kantornya kebakaran, dan kebakaran tersebut disengaja. Christian segera ke kapal dan menyeledikinya. Ana mengendarai jetski untuk pergi kedaratan membuat Christian panik luar biasa, tetapi akhirnya Christian ingin di bonceng Ana di Jetski, dan mereka pun jatuh ke laut tetapi mereka bersenang-senang. Aaaaaahhhhh sweet bangeettt ini. Terus mereka foto-foto lucu alaala so sweet gitu pake kamera yang di beliin Ana buat Christian. Aaaaaa gemeesssshhhhh.

Selasa, 26 Januari 2016

Review Novel dan Film Fifthy Shade Darker

            Setelah curhat mengenai Fifty Shade of Grey, sekarang giliran gue mencurahkan isi hati gue mengenai Novel lanjutannya yaitu Fifty Shade Darke yang film nya akan rilis tahun depan (udah gak sabar rrr) …

FIFTY SHADE DARKER
Percayalah, setelah membaca novel ini membuat gue mengatakan “kangen Christiankuuu”
            Ini Novel yang paling gue suka dan gue cintai diantara 3 novel trilogy Fifty Shade. Kenapa? Karena di Fifty Shade Darker banyak sekali adegan yang amat sangat romantic bagi gue dan email-email yang luar biasa buat hati gue berbunga-bunga (lah emangnya gue siapa). Disni Christian dan Ana memulai hubungan yang sesungguhnya, hubungan yang sangat romantis bagi gue. Di sini juga pertama kali Christian mengatakan kalo dia mencintai Ana , pertama kali ia mau disentuh oleh Ana, akhirnya Christian menceritakan kepada Ana (dan kita semua) kenapa ia memilih wanita berambut coklat untuk di jadikan sub dan untuk di hukum, disini Christian berlutut di hadapan Ana agar Ana tidak pergi dan disini pula Christian melamar Ana untuk menjadi istrinya. Banyak hal “pertama kali” di novel ini.
            Fifty Shade Darker mempunyai plot yang agak berbeda, plotnya naik turun gak kayak Novel Fifty Shade of Grey yang naikkkkk terus dan kalau sebelumnya tokohnya hanya sekitar Ana, Christian, Kate dan Jose, disini kita akan menemukan beberapa tokoh yang samar-samar ada di novel Fifty Shade of Grey, mereka adalah Jack Hyde (Bos Ana), Leila Williams (Mantan Sub Christian), dan Elena (Mrs. Robinson). Mereka bertiga mempunyai pengaruh yang kuat dalam alur novel ini dan membuat konflik-konflik yang meneganggkan yang tidak pernah ditemukan di novel sebelumnya.
Elena Lincoln a.k.a Mrs. Robinson
  
Leila Williams
       
          Novel ini alurnya adalah seks – tidur – bangun tidur – seks – kerja – seks – dan seks di berbagai macam tempat hahaha. Karena sangking banyaknya seks yang diceritakan, gue sampe hapal pola seksnya dan gue beberapa cerita seksnya gue lewatin hehehe.
            Novel ini membuat gue iri kepada Anastasia Steele karena ia mempunyai kekasih-calon suami yang amat sangat sayang dan cinta kepada dia, overprotektiv (gue suka cowok overprotektif), perhatian dan peduli akan segala hal tentang Ana dan Ana mempunyai sahabat yang sangat bikin iri seperti Kate. Sempurna sekali hidupnya hihihi

Selasa, 24 November 2015

Trip to Bima - Nusa Tenggara Barat

Welcome To Bima !!!

Yes BIMA. Pasti banyak yang gatau Bima yah. Bima ada di Nusa Tenggara Barat, Bima ini sering banget masuk berita karena ribut antar warganya, wkwk.. yap orang-orang disana pada berani dan tangguh, siapapun yang mengganggu akan ditebas sekalipun itu polisi wkwk. Pas gue kesana, h+1 setelah kantor polisi depan pendopo Kota Bima dibakar oleh warga, masalahnya sepele padahal. Oke gausah dibahas lebih lanjut masalah ‘keberanian’ orang-orang disana. :D
Gue ke Kota Bima bulan 23 Desember 2014 malem karena Yandi,temen kuliah gue orang asli sana, dan dia balik ke Bima naik mobil, ngikut lah gue dan cowok gue kesana via jalur darat. Start dari Jatinangor , Jawa Barat. Dari Jatinangor  jam 11 malam, nyampe Surabaya jam 8 malam terus istirahat sebentar, lanjut jam 12 malem menuju Banyuwangi buat nyebrang, nyampe banyuwangi pagi sekitar jam 5/6an, terus langsung nyebrang ke Bali.
diatas kapal penyeberangan Banyuwangi - Bali

Nyebrang dari Banyuwangi- pelabuhan Gili Manuk Bali cuma sekitar 20-30menitan kalau gasalah. Terus kita makan siang dulu di daerah Denpasar, lanjut ke padang-padang buat nyebrang ke Mataram. Nyebrang Padang Bay-Mataram sekitar 4-6 Jam kalo gasalah, lupa :D. Nyampe Mataram tanggal 24 Desemeber jam 9 malam, langsung ke rumah temen gue di Mataram buat istirahat. Kita nginep disana dan gue manfaatin buat mandi setelah hampir 2 hari ga mandi dan bisa mandi itu rasanya seeeeegeeeeeer bangetssss.
Besok paginya gue jalan-jalan bentar ke Senggigi, dari rumah temen gue ke senggigi Cuma 15 menit, kita pergi naik motor. Senggigi kereeen JJ

Selasa, 03 April 2012

LONCENG UNTUK SAHABAT

Sudah dua bulan keluarga Fitri tidak berkomunikasi dengan keluarga Dewi sahabat Fitri dari SD, sejak tragedi itu keluarga Fitri dan keluarga Dewi jarang bertemu . Dewi menjadi pendiam dan sangat takut jika pergi naik bus, sementara Fitri masih koma di rumah sakit sejak kejadian itu Fitri belum siuman sampai sekarang.

Liburan yang lalu Fitri mengajak Dewi pergi ke puncak, “ Dewi ayo kita pergi ke puncak kan mumpung liburan nya selama seminggu, gimana mau nggak?” ajak Fitri dengan nada suara agak manja. “ya aq sich mau aja tapi, orang tua q gimana apakah mereka mau ngijinnin aq?” jawa Dewi denganagak ragu-ragu. Lalu Fitri dan Dewi pulang, saat malam Dewi mengirim kan pesan singkat di telefon gengam Fitriyang isinya “ Fit,kayak nya aq gak bisa ikut dech soalnya orang tua q nggak ngebolehin”. Akhirnya Fitri datang ke rumah Dewi sambil meminta ijin langsung ke orang tua nya,

Setelah lama Fitri berdebat dengan orang tua Dewi akhirnya Dewi di ijinkan asal mereka bisa menjaga diri mereka dan selalu berdo’a. Hari yang di nantikan pun tiba, Fitri dan Dewi sudah bersiap-siap di terminal bus entah kenapa hati Fitri merasa gelisah, Fitri mersa ada yang aneh pada saat perjalanan mereka nanti, dia langsung teringat dengan lonceng kecil yang Fitri beli dari pasar kemarin, “Dewi,ini lonceng kecil yang aq punya, tolong kamu bawa ya, aq takut kalau nanti lonceng kecil itu hilang, karna benda itu sangat berharga bagi q” kata Fitri sambil memeberikan lonceng kecil itu kepada Dewi.

Dewi pun mau menerima benda itu, bus pun telah datang Fitri dan Dewi segera mencari tempat duduk, awal nya Dewi memilih untuk duduk di depan dengan Fitri tapi Fitri memilih

Minggu, 01 April 2012

POETRY - IBU

Ibu...
Kau Harus terbangun di Pusat malam
hanya karena suara tangisku yang mengguncang
Walau bajumu harus basah dengan semprotan kencingku
Kau tetap tersenyum penuh kasih padaku...

Ibu...
Kau Dewi dalam keheningan,
Kau korbankan malam hanya untuk menjagaku dari kesunyian
Dari sunyinya malam, dari bisikan-bisikan nyamuk yang mengincarku
Kau tetap tersenyum penuh kasih padaku...

Ibu...
Di Pagi hari aku kembali membuat ulah
tapi kau tanggapi dengan senyuman...
Dulu Kau selalu bilang "Ade jangan nakal"!
yang sampai sekarang aku masih mengingatnya
Walau kau selalu ku perbudak dengan kenakalanku
Kau tetap tersenyum penuh kasih padaku...

Sabtu, 17 Maret 2012

Poetry "PENAT"

Ku lari ke hutan kemudian teriakku.....
Ku lari ke pantai kemudian menyanyiku.....
Sepi..... sepi.... sendiri, aku benci...

Bosan aku dengan penat....
Dan enyah saja kau pekat....
Seperti berjelaga jika ku sendiri...

Kenapa tak goyangkan saja loncengnya ?
Biar terdera....

KADO UNTUK SAMUEL

Aku meneguk sisa es teh tawar yang masih tersisa di gelasku. Ketika aku masih menikmatinya ekor mataku menangkap sosok anak laki-laki yang memperhatikanku. Matanya menatapku. Sebuah tatapan yang menusuk ke dalam hatiku. Tatapan yang penuh iba. Aku meletakkan gelas yang hanya menyisakan es batu yang masih membeku.
“Bu, anak kecil yang duduk di pinggir jalan itu siapa ya?” tanyaku penasaran kepada pemilik warung sambil memandang anak laki-laki tersebut.
“Ow… Duh, kasihan tuh anak, bang!”
“Kasihan kenapa, bu?”
“Sudah seminggu bapanya meninggal gara-gara sakit. Ibunya sih meninggal pas melahirkan dia. Dia ngga punya keluarga lagi. Sekarang sih dia tidur di mana saja karena di usir dari kontrakan.”